Cengkareng Barat, Jakarta | Bandar Lampung
Layanan Konsultasi Cepat & Profesional

Cara Mengatasi Dak Beton Bocor dengan Memeriksa Sumber Rembesan

Ditulis oleh Jaya Purnama • Dipublikasikan 25 September 2026

Cara Mengatasi Dak Beton Bocor dengan Memeriksa Sumber Rembesan

Injeksibeton.com - Jakarta, cara mengatasi dak beton bocor perlu dimulai dengan pemeriksaan menyeluruh pada bagian atas dan bawah dak. Rembesan sering muncul ketika air hujan menggenang, saluran pembuangan tersumbat, atau permukaan beton memiliki retak dan celah.

Kebocoran pada dak beton tidak selalu mudah ditemukan. Air dapat meresap melalui retakan kecil, lalu muncul di bagian bawah dalam bentuk noda lembap, lumut, jamur, atau kerusakan plafon. Karena itu, pemilik bangunan perlu mencari sumber masalah sebelum memilih metode perbaikan.

Perbaikan juga perlu memperhatikan kondisi permukaan, tingkat kerusakan, serta kemungkinan genangan air. Langkah yang tepat dapat membantu mengurangi risiko rembesan berulang dan menjaga bagian bangunan tetap terlindungi.

Cara Mengatasi Dak Beton Bocor dari Bagian Atas

Bagian atas dak menjadi titik pemeriksaan pertama karena permukaan ini langsung menerima air hujan. Amati seluruh area dak, termasuk sudut, sambungan, saluran air, dan bagian yang sering tergenang. Setelah itu, tentukan titik yang kemungkinan menjadi jalur masuk air.

Periksa permukaan beton untuk menemukan retak atau celah. Retakan dapat berbentuk retak rambut maupun retak yang lebih lebar. Selain itu, pastikan saluran air tidak tersumbat karena genangan yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko rembesan.

Jika permukaan memiliki retak, buat pahatan berbentuk parit memanjang mengikuti arah retakan. Kedalamannya sekitar 1–1,5 cm dengan bentuk menyerupai huruf V. Bentuk tersebut membantu bahan penambal masuk lebih baik ke dalam celah.

Selanjutnya, bersihkan area pahatan dan seluruh permukaan yang akan dilapisi. Debu, kotoran, serta sisa material dapat mengganggu daya lekat bahan perbaikan. Setelah permukaan bersih, isi pahatan menggunakan campuran Super Cement dan semen dengan perbandingan volume 1:5.

Tunggu sampai bagian tersebut kering. Kemudian, lapisi permukaan menggunakan waterproofing yang sesuai untuk dak beton dengan risiko genangan air. Bahan seperti Aquaproof PRO dapat diaplikasikan menggunakan kuas atau rol tanpa perlu dicampur air.

Penggunaan material tetap perlu mengikuti petunjuk produk. Pada informasi produk yang digunakan dalam panduan ini, Aquaproof PRO 1 kg dapat melapisi bidang seluas 1 m² dengan dua kali pelapisan. Produk tersebut juga memiliki ketahanan terhadap sinar ultraviolet dan menghasilkan noda yang lebih sedikit.

Menangani Dampak Kebocoran dari Bagian Bawah

Setelah memperbaiki sumber kebocoran dari atas, periksa bagian bawah dak. Air yang meresap dapat meninggalkan permukaan lembap, lumut, jamur, atau kerusakan pada plafon. Kondisi ini menunjukkan bahwa bagian bawah masih memerlukan pembersihan dan perawatan.

Apabila kerusakan belum parah, bersihkan lumut dan jamur pada area yang terdampak. Pastikan permukaan cukup bersih sebelum melakukan tahap finishing. Setelah itu, pengecatan dapat dilakukan menggunakan cat yang memiliki daya lekat sesuai untuk area tersebut, seperti Aquaproof.

Namun, kerusakan plafon yang sudah parah memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Perbaikan lapisan bawah tanpa menangani sumber rembesan dari atas hanya menyelesaikan gejala. Karena itu, pemeriksaan perlu mencakup kondisi beton, jalur air, dan lapisan pelindung pada dak.

Hubungan Kebocoran Dak dengan Perawatan Struktur

Kebocoran yang berulang dapat membuat area beton terus-menerus berada dalam kondisi lembap. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mengganggu lapisan pelindung dan memperbesar kerusakan pada bagian tertentu. Retak yang terus terbuka juga dapat menjadi jalur masuk air berikutnya.

Untuk kondisi seperti ini, waterproofing menjadi salah satu solusi yang relevan. Sementara itu, retak atau jalur rembesan tertentu mungkin memerlukan perbaikan beton dan injection concrete. Pemilihan metode harus menyesuaikan bentuk kerusakan serta kondisi struktur di lapangan.

Peran PT. INTAN PUTRA TEKNIKINDO

PT. INTAN PUTRA TEKNIKINDO menyediakan layanan waterproofing, perbaikan beton, dan injection concrete yang berkaitan dengan penanganan rembesan pada bangunan. Layanan tersebut dapat menjadi pilihan ketika kebocoran sulit ditemukan atau kerusakan membutuhkan pemeriksaan teknis.

Pemeriksaan lapangan tetap penting sebelum menentukan material dan metode pekerjaan. Dengan demikian, penanganan dapat berfokus pada sumber kebocoran, bukan hanya menutup noda yang terlihat di plafon.

Kesimpulan

Cara mengatasi dak beton bocor harus dimulai dari pencarian sumber rembesan. Periksa genangan, saluran air, retak, dan celah pada permukaan atas. Setelah itu, lakukan pembersihan, penambalan, serta pelapisan waterproofing sesuai kondisi dak.

Bagian bawah juga perlu dirawat untuk menghilangkan lumut, jamur, dan dampak kelembapan. Jika kebocoran terus berulang, pemeriksaan waterproofing, perbaikan beton, atau injection concrete dapat membantu menentukan penanganan yang lebih sesuai.

WhatsApp Telepon ↑
↑